JT - Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Wildan Anwar, melaporkan ke Polsek Senen terkait dugaan intimidasi yang dialaminya dari salah satu bawahannya.
Laporan ini diajukan setelah Wildan mengklaim bahwa bawahannya, mantan Koordinator Lapangan Sudinhub Jakarta Pusat, WS Laoli, melakukan intimidasi terhadapnya terkait mutasi jabatan.
Baca juga : Pemutihan Ijazah di Jakarta, Warga Diminta Ajukan Berkas ke Suku Dinas Pendidikan
Wildan menyebutkan bahwa insiden tersebut terjadi ketika dia tiba di kantor. Menurutnya, Laoli mendatangi dan mendorongnya dengan dadanya sebanyak dua kali.
Wildan juga menyatakan bahwa Laoli terlihat emosional dalam beberapa hari terakhir, meskipun mutasi yang diberikan sebenarnya merupakan posisi yang lebih tinggi dari jabatan sebelumnya.
"Setelah saya turun dari mobil dan menyapa, dia langsung mendatangi dan mendorong saya," ujar Wildan di Jakarta, Senin.
Baca juga : PJ Heru: Pengolah Sampah 3R Pejaten Barat Bisa Kelola 50 ton per Hari
Wildan menjelaskan bahwa mutasi ini dilakukan setelah mempertimbangkan beberapa aspek, termasuk psikologi dan sikap dalam penindakan lapangan. Posisi yang diberikan kepada Laoli adalah sebagai staf analisis dan penelaah, sedangkan posisi Koordinator Lapangan diambil alih oleh Haryo Bagus.
Menurut Wildan, Laoli juga sempat menyerang Haryo Bagus yang mendampingi dan merekam kejadian tersebut. Laporan ini telah dilaporkan ke Polsek Senen sesuai arahan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.
Bagikan