JT - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal Pol. (Purn.) Budi Gunawan, dalam jumpa pers di kantornya pada Senin, mengungkapkan strategi pemerintah untuk mencegah praktik judi online di Indonesia. Rapat yang dipimpin Budi dan dihadiri oleh sejumlah menteri serta pimpinan lembaga berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Budi menjelaskan bahwa salah satu strategi utama adalah memasifkan pendidikan mengenai bahaya judi online, yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran kolektif dan membangun ketahanan komunitas terhadap godaan judi.
Baca juga : BMKG Temukan Ketebalan Tutupan Es di Papua Berkurang Empat Meter
“Edukasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat,” ujar Menko Polkam.
Selain itu, strategi lain yang diusulkan adalah menindak aktor-aktor judi online dengan menangkap simpul-simpul yang terlibat dan mencabut akses yang menghubungkan pemain dengan sistem judi online serta sistem pembayaran yang digunakan.
“Tentu, tujuannya adalah memutus mata rantai judi online tersebut,” jelas Budi.
Baca juga : Kemenag Imbau Jamaah Haji Tak Paksakan Ibadah Sunah Jika Kondisi Fisik Tak Memungkinkan
Budi juga menekankan pentingnya penerapan hukuman berat bagi pelanggar yang tidak mematuhi imbauan dan larangan terkait judi online.
“Jika pencegahan ini tidak diindahkan dan ditemukan pelanggaran, maka hukuman berat akan diterapkan untuk memberikan efek jera,” tegasnya.
Bagikan