JT – Sejumlah warung dan pengecer di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, masih kesulitan mendapatkan stok Liquified Petroleum Gas (LPG) berukuran 3 kilogram (kg) dari pangkalan setempat, meskipun pemerintah telah memperbolehkan penjualan secara eceran.
"Masih kosong, masih susah kita dapat LPG 3 kg itu. Terakhir jualan Selasa (4/2) malam, kemarin sore dikirim 10 tabung, orang langsung nyerbu," kata Malik (35), pemilik warung di Duren Sawit, Kamis.
Baca juga : Menteri Komunikasi dan Informatika Pastikan Kesiapan Media Center KTT ASEAN 2023
Sebelumnya, Malik bisa memperoleh hingga 20 tabung LPG per hari dari pangkalan, tetapi kini jumlahnya dibatasi hanya 10 tabung, yang langsung habis begitu tiba.
Hal serupa dialami Hani (34), pemilik warung di Jalan Suci, Ciracas. Ia mengaku biasanya menerima pasokan 15 tabung, tetapi kini hanya mendapatkan empat.
"Empat tabung cuma buat langganan, tetangga samping kanan kiri, terus satunya buat masak sendiri," ujarnya.
Baca juga : Polisi Amankan Enam Remaja yang Ledakkan Petasan di JIExpo
Meskipun pasokan terbatas, Hani memastikan harga LPG 3 kg tetap stabil. Ia membeli dari pangkalan seharga Rp18.000 dan menjual Rp20.000 dengan tambahan layanan antar dan pemasangan.
Haris (32), pemilik warung di Pondok Kopi, Duren Sawit, juga mengeluhkan kesulitan serupa.
Bagikan