JT - Sebanyak dua belas murid sekolah dan pengemudi bis mereka tewas dalam kecelakaan lalu lintas pada Rabu pagi, demikian sebut pernyataan pejabat provinsi Gauteng, Afrika Selatan.
“Kehilangan anak-anak kami merupakan pukulan telak bagi komunitas kami, dan pikiran serta doa kami bersama keluarga siswa yang meninggal dan terluka,” kata Menteri Pendidikan Gauteng, Matome Chiloane.
Baca juga : Kampanye Vaksinasi Polio di Gaza: 72.000 Anak Divaksinasi di Hari Pertama
Minibus yang membawa murid sekolah dasar di Kokosi-Wedela di Kotamadya Merafong tersebut ditabrak dari belakang oleh truk pikap yang menyebabkan minibus berguling dan terbakar, sehingga melukai tujuh murid lainnya, menurut pejabat pendidikan.
"Polisi sedang menyelidiki keadaan di sekitar terjadinya kecelakaan mengerikan tersebut," sebut pernyataan itu.
Kecelakaan terjadi pada pukul 6.45 pagi waktu setempat (12.45 WIB), yang merupakan jam-jam sibuk bagi murid sekolah dan para pekerja. Kecelakaan tersebut menewaskan 11 murid dari Sekolah Dasar Rockland dan satu murid dari Laerskool Blyvooruitsig dan pengemudi mereka.
Baca juga : Biden Mengingatkan Iran untuk Tidak Menyerang Israel
Departemen Pendidikan mengatakan pihaknya mengirimkan tim dukungan psiko-sosial ke sekolah untuk memberikan dukungan segera dan bekerja sama dengan sekolah dan keluarga yang terdampak.
Taksi minibus adalah moda transportasi utama di Afrika Selatan, yang mengangkut jutaan orang ke tempat kerja, sekolah, provinsi, kota kecil, dan bahkan melintasi perbatasan setiap hari. * * *
Bagikan