JT - Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menjelaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyiaran awalnya bertujuan sebagai harmonisasi atas Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang memuat poin terkait dengan penyiaran.
DPR menilai bahwa RUU tentang Penyiaran merupakan sebuah kewajiban yang harus dibahas di lembaga legislatif tersebut.Baca juga : Sri Mulyani: Transisi Energi sebagai Pilar Strategi Ekonomi Jangka Panjang
Baca juga : DPR RI Agendakan Pengumuman Jumlah Komisi pada 14 Oktober 2024
Bagikan